Theater 4 dimensi hadir di Obyek Wisata Baturraden. Dalam hitungan minggu theater 4 Dimensi Baturraden akan beroperasi. Menurut Pak Soedarto selaku pimpinan Objek Wisata Baturraden, theater 4D secepatnya dapat melayani pengunjung Baturraden. Diperkirakan awal bulan Juli 2011 sudah bisa beroperasi. Saat ini sedang dalam proses pembangunan.
Theater 4D akan semakin menambah lengkapnya wahana yang ada di Baturraden setelah sebelumnya telah ada wahana baru berupa pesawat Fokker 28 yang dilengkapi dengan Theater Alam. Dan seiring dengan dibangunnya theater 4D, saat ini sedang dikembangkannya sebuah wahana Alam Sendang Mulya. Di Sendang Mulya terdapat tebing yang mengalirnya puluhan air terjun kecil. Air terjun tersebut menghasilkan banyak serpihan air, sehingga sepanjang siang hari dapat disaksikan pelangi muncul diantara air terjun.
BATURRADEN LAIN DULU LAIN SEKARANG, mungkin kalimat itulah yang paling cocok saat ini. Dengan penataan alam yang kreatif, bersih dan apik. Baturraden sudah banyak berubah, tidak seperti dulu lagi. Begitu sejuk, bersih dan rapinya rumput dan tanaman, membuat pengunjung sangat nyaman untuk berlamam-lama. Otomatis pengunjung meningkat drastis pada musim liburan sekolah saat ini. Begitu banyak pengunjung yang berasal dari luar Banyumas terutama dari daerah Jawa Barat.
Bagi masyarakat Purwokerto dan sekitarnya, jangan mau kalah, mereka yang jauh lebih tau kalo Baturraden adalah tempat yang nyaman bagi keluarga. Ayo…. rame-rame ke Baturraden!!!
Cassade Alam berupa pelangi yang muncul sepanjang siang hari bisa anda saksikan di Lokawisata Alam Baturraden. Merupakan wahana alam yang baru terkuak.
Curug Cipendok terletak di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Air terjun Curug Cipendok memiliki ketinggian 92 meter. Hawa di sekitarnya sejuk dan sepanjang jalan menuju ke sana terdapat area perkebunan. Di sekitar wilayahnya terdapat bumi perkemahan dan sebuah telaga yang bernama Telaga Pucung. Lokasi air terjun ini cukup mudah untuk dicapai. Jalan menuju lokasi sudah diaspal semua. Sampai lokasi parkir, dimana kita harus berjalan menuju lokasi air terjun, kita akan benar-benar dapat menikmati pemandangan alam di sekitar sambil berolahraga. Di jalan menuju lokasi, banyak warung yang menjajakan Mendoan, susu murni yang bisa anda temukan di warung-warung rumah penduduk. Perkebunan tomat, cabai dan seledri cukup menarik dinimati dalam perjalanan menuju lokasi. Belum lagi sungai-sungai kecil denga air jernih mengalir, bisa mengundang kita untuk turun sejenak merasakan sejuk dan jernihnya air pegunungan. Bila hari besar seperti libur lebaran, lokasi ini cukup ramai dikunjungi setiap tahunnya.
Pancuran Pitu, atau Pancuran Tujuh, merupakan salah satu lokawisata yang terletak dalam lingkungan Lokawisata Baturaden. Merupakan sumber air panas bumi yang terpancar langsung dari kaki Gunung Slamet yang keluar melalui tujuh pancuran. Dalam lokawisata Pancuran tujuh terdapat Gua Sarabadak, namun saat ini gua tersebut telah ditutup dikarenakan longsor. Untuk mencapai Pancuran Tujuh, dapat dicapai dengan jalan kaki sekitar 2,5 km dari lokawisata Baturaden, atau menggunakan kendaraan pribadi atau umum melalui Bumi Perkemahan Baturaden. Khusus untuk para pencinta petualang, Pancuran Tujuh dapat ditempuh dengan gratis, dengan syarat melewati jalan setapak yang biasa digunakan penduduk lokal.
![]()
Baturraden adalah sebuah tujuan wisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia.
Baturraden terletak di sebelah utara kota Purwokerto tepat di lereng sebelah selatan Gunung Slamet. Baturraden karena letaknya di lerenggunung menjadikan kawasan ini memiliki hawa yang sejuk dan cenderung sangat dingin terutama di malam hari. Baturraden juga merupakan daerah wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal, terutama pada hari minggu dan hari libur nasional. Kondisi tersebut menyebabkan banyak hotel dan vila didirikan di sini.
Baturraden dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jarak dari kota Purwokerto sekitar 15 km dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dengan lalu lintas yang tidak terlalu padat. Apabila ingin menggunakan kendaraan umum wisatawan dapat naik angkutan kota dari terminal di Purwokerto dan turun di terminal lokawisata Baturraden. Jika ingin lebih praktis wisatawan dapat menggunakan taksi. Jika memutuskan untuk menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya hati-hati karena jalan yang menanjak dengan kemiringan sekitar 30 derajat.
Baturraden adalah keindahan yang memancar dari lereng Gunung Slamet. Lokasi wisata yang berjarak hanya sekitar 15 km dari kota Purwokerto, Jawa Tengah ini, tak hanya menyimpan panorama alam yang molek, tetapi juga cerita rakyat tentang Raden Kamandaka, atau Lutung Kasarung yang cukup akrab di masyarakat Indonesia.![]()
Selain akses yang mudah, area wisata ini juga menyediakan hotel dan aneka penginapan yang memadai. Di samping, bagi pecinta alam terbuka disediakan camping ground yang nyaman dan aman. Dan tanpa perlu khawatir akan kesulitan memperoleh makanan, karena di area ini cukup banyak pedagang yang menjajakan sate kelinci.
Gunung Slamet dengan lereng-lerengnya yang landai, menawarkan panorama alam yang indah, udara yang segar dan diketinggiaan 1000 m
Pemandian air panas yang yang mengandung belerang. Dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Terletak di sebelah atas Pancuran Telu.
Pemandian air panas yang yang mengandung belerang. Dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Terletak di sebelah bawah Pancuran Pitu.
Merupakan camping ground yang sering dimanfaatkan oleh para pecinta alam dan penikmat kegiatan out bond. Pernah digunkan sebagai tempat penyelenggaraan Jambore Nasional Gerakan Pramuka se-Indonesia pada tahun 2001.
Taman Kaloka Widya Mandala Baturraden atau Wisata Pendidikan Wanasuka Baturraden merupakan kebun binatang sekaligus sebagai tempat wisata edukasi yang diresmikan oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Banyumas H. Djoko Sudantoko pada tanggal 17 mei 1995. Tempat ini pernah mendapatkan prestasi sebagai Visit Indonesia Dekade 1991-2000 dalam Penobatan Anugerah Wisata Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Semarang pada tanggal 23 Agustus 1996.
Di Taman Kaloka Widya Mandala Baturraden terdapat berbagai macam binatang yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri seperti dari Australia, Asia dan Belanda. Koleksinya meliputi: Sapi kaki lima, Kambing kaki tiga, Gajah, Beruk (Buing), Buaya Irian, Ular Sanca, Kaswari, Monyet, Landak, Iguana, Cendrawasih, Kelelawar, Ayam Kate, Ayam Mutiara, Orang Utan, Elang Bondol, Rusa. Di tempat ini juga terdapat Museum Satwa Langka, seperti: Harimau Sumatera, Beruang Madu, dan Macan Dahan.

Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS
Last 50 Posts
Back
Back
Back
Void « Default
Life
Earth
Wind
Water
Fire
Light 